USAID Gandeng Kabupaten Bogor Kolaborasi Tingkatkan Sanitasi dan Penyediaan Air Minum Bersih Bagi Masyarakat Kabupaten Bogor

Selasa, 11 Februari 15:19 Berita Terkini
USAID Gandeng Kabupaten Bogor Kolaborasi Tingkatkan Sanitasi dan Penyediaan Air Minum Bersih Bagi Masyarakat Kabupaten Bogor
Release  Diskominfo Kabupaten Bogor
Selasa, 11 Februari 2020


CIBINONG- United Agency For International Development (USAID) atau Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika Indonesia, melalui program Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene (IUWASH), melirik Pemerintah Kabupaten Bogor, sebagai salah satu daerah yang mendapatkan bantuan peningkatan dan penyediaan air minum bersih dan sanitasi. 

Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah mengatakan program ini membantu Pemerintah Indonesia dalam pencapaian target universal akses sesuai RPJMN dan Sustainable Develoment Goals (SDG’s) 2030. "Program ini bukan bertujuan untuk mengurangi kemiskinan. Tetapi menyumbang untuk perbaikan kesejahteran masyarakat, khususnya untuk akses terhadap air minum dan sanitasi yang layak, yang secara lebih luas akan mendukung perbaikan derajat kesehatan masyarakat," kata Syarifah.

Menurutnya, sektor layanan air minum dan sanitasi merupakan bidang pembangunan yang juga menjadi prioritas di Kabupaten Bogor. Penyediaan sanitasi dan air bersih ini merupakan dari pelayanan dasar masyarakat yang merupakan salah satu urusan wajib pemda. Tersedianya akses air bersih dan akses sanitasi yang memadai merupakan hak dasar warga yang diupayakan dan dipenuhi. 



“Tidak saja untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup, tetapi pada akhirnya juga berkontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat secara menyeluruh, termasuk yang berpenghasilan rendah. Program rancangan USAID ini diharapkan dapat berdampak signifikan bagi warga, dukungan fasilitas untuk menunjang layanan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sarana sanitasi yang memadai,” katanya.

Kolaborasi dengan sejumlah Perangkat Daerah (PD) terkait tambahnya, merupakan salah satu upaya percepatan dalam mewujudkan sanitasi dan penyediaan air minum bersih dengan optimal di Kabupaten Bogor.

“Kolaborasi ini sangat penting, untuk mewujudkan ini semua tentu harus didasari dengan wali data yang akurat. Untuk itu sinkronisasi dan inventarisasi data menjadi poin penting agar sanitasi dan penyediaan air minum bersih ini tepat sasaran sesuai target yang telah ditetapkan, tegasnya.

Sementara itu, Tim USAID IUWASH Plus, Kartika menjelaskan, latar belakang terpilihnya Kabupaten Bogor sebagai daerah atau lokasi fokus USAID dalam peningkatan air minum bersih dan sanitasi yakni. Komitmen Pemkab Bogor dalam mengatasi permasalahan sanitasi dan air minum bersih, upaya Pemkab Bogor dalam rangka peningkatan akses khusus untuk warga miskin yang berpenghasilan rendah. Sanitasi di Kabupaten Bogor baru mencapai 74,02 persen,karena idealnya adalah 90 persen.  Serta masih adanya kasus stunting, diare dan tipus di Kabupaten Bogor.

“Melalui kegiatan ini kami berharap Pemkab Bogor, dapat meningkatkan kapasitasnya dalam mengelola dan mewujudkan sanitasi yang layak bagi masyarakatnya. Yang akan berkontribusi pada meningkatnya derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bogor, serta menekan angka stunting di Kabupaten Bogor,” kartika menegaskan.

Katanya, melalui kegiatan singkronisasi dan inventarisasi data sanitasi di Kabupaten Bogor. Karena data tersebut akan diolah selanjutnya akan dijadikan alat advokasi kebijakan untuk mewujudkan sanitasi dan pemenuhan air minum yang layak di Kabupaten Bogor.

“Seluruh stakeholder kami libatkan tidak hanya Perangkat Daerah lingkup Pemkab Bogor, swasta juga kami libatkan melalui program CSRnya. Juga keterlibatan koperasi melalui program kredit mikro untuk masyarakat bawah. Agar tujuan kita dapat tercapai dengan maksimal,” imbuhnya. (Dewi/Delis/Diskominfo Kabupaten Bogor)