Tuntaskan KDRT Warga Cisarua Diberikan Pelatihan Simulasi Penanggulangan KDRT

Selasa, 12 Mei 08:29 Berita Kecamatan
Tuntaskan KDRT Warga Cisarua Diberikan Pelatihan Simulasi Penanggulangan KDRT

Release Diskominfo Kabupaten Bogor
Kamis, 7/5/2015
Cisarua

Guna Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) di Kabupaten Bogor. Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Bogor, melaksanakan kegiatan pemberdayaan kader PKK dalam penanggulangan korban kekerasan pada perempuan dan anak, melalui pelatihan simulasi KDRT di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, Kamis (7/5). Hal itu dilakukan mengingat masih banyaknya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak baik secara fisik maupun psikis yang terjadi di hampir seluruh Indonesia.

Kepala BPPKB Kabupaten Bogor, Emmy Pernawaty mengatakan, penanggulangan KDRT harus dilakukan dengan serius malalui beberapa cara yakni.  Melalui sosialisasi atau penyuluhan, satgas di desa-desa, gugus tugas di Kecamatan, P2TP2A tingkat Kabupaten Bogor dengan timnya yang terdiri dari, Polres Bogor, bagian hukum, psikolog, rumah sakit, dan rehaabilitasi bekerjasama dengan dinas terkait seperti Dinas Sosial.

“Kami lakukan pelatihan simulasi KDRT ini bertujuan untuk, membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat, agar keluarga dan masyarakat Kabupaten Bogor mampu mengantisipasi perilaku tindakan kekerasan sejak awal. Yang selanjutnya dapat bertindak bijak dalam menghadapi situasi kehidupan sehari-hari dan tetap mampu mengendalikan diri dalam suasana apapun. Dan mendorong masyarakat untuk melakukan pencegahan kekerasan di lingkungan rumah tangga,” tutur Emmy.

Lebih lanjut ia menambahkan, selain itu kegiatan ini juga dilakukan agar terbentuknya kelompok simulasi KDRT ditingkat Kecamatan maupun di seluruh Desa/Kelurahan. Ini juga diharapkan bisa memberikan tuntunan pada keluarga khususnya yang ada di Kabupaten Bogor untuk mampu menjaga kehidupan yang sejahtera, tanpa adanya kekerasan maupun psikis.

“Sehingga tingkat tindak kekerasan yang dialalami perempuan dan anak dapat ditekan seiring meningkatnya peranan kadar PKK dan masyarakat. Dalam penanggulangan korban kekerasan pada peremouan dan anak di Kabupaten Bogor, pelatihan simulasi KDRT yang ditunjukan bagi para calon fasilitator kami berharap dapat memberikan pemahaman dan keterampilan teknis yang lebih mendalam mengenai KDRT,” tegasnya.

Sementara itu, Katua TIM Penggerak PKK Kabupaten Bogor Elly Halimah menuturkan, ia menghimbau kepada para peserta untuk mengikuti pelatihan simulasi penanggulangan korban KDRT dengan serius dan penuh tanggungjawab. Karena KDRT sudah banyak yang harus ditindak lanjuti atau diminimalisir keberadaan tersebut agar tidak berkelanjutan dalam perjalanannya di wilayah Kabupaten Bogor.

“Kami berharap para peserta nantinya dapat menerapkan pembelajarannya ke masing-masing tempat, wilayahnya untuk menerapkan apa yang sudah didapatkan dari pelatihan ini,” tandas Elly. (Dewi/Diskominfo Kabupaten Bogor)