Tim Verifikasi Kabupaten Sehat Kunjungi Tajurhalang

Senin, 2 Maret 08:38 Berita Kecamatan
Tim Verifikasi Kabupaten Sehat Kunjungi Tajurhalang

Release Diskominfo Kab. Bogor
26/02/2015
Tajurhalang

Sejalan dengan visi Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten Termaju di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan (DINKES) mengembangkan program Kabupaten Bogor Sehat. Kabupaten Bogor masuk bersama 23 kota/kabupaten lainnya untuk dilakukan verifikasi dan nantinya mendapat penghargaan, hal ini disampaikan R. Julianto, Ketua Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Jawa Barat, saat melakukan verifikasi langsung di wilayah Kecamatan Tajurhalang, Kamis (26/2).

“Ini merupakan program awal pembangunan masyarakat yang sehat dan mandiri, inti dari program ini agar program-program yang dilakukan oleh pemerintah daerah bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan mereka bisa terlibat langsung di dalamnya,” ujarnya. Menurut Julianto, ada 9 tatanan kabupaten/kota sehat yang dinilai dari setiap daerah. “Dalam program ini ada kriteria penilaian diantaranya, kawasan pemukiman, sarana/prasarana umum, sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pertambangan sehat, hutan sehat, industri dan perkantoran sehat, pariwisata sehat, kawasan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri serta kehidupan sosial yang sehat,” sambungnya. Ia pun menambahkan, untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten tidak boleh berjalan sendiri, harus mendapat dukungan dari berbagai pihak. “Kita harus temukan tim pembina teknis kabupatenh sehat, forum komunikasi desa/kelurahan sehat hingga kelompok kerjanya,” ucapnya.

Sementara itu, camat Tajurhalang, Nurhayati menjelaskan ada sejumlah kebijakan yang diambil untuk mewujudkan kecamatan sehat dikawasannya. “Kami di kecamatan Tajurhalang mendirikan pemukiman sehat, kami juga membuat pengolahan rumah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Desa Sukmajaya, Nanggerang dan Tonjong,” jelas Nur.

Ditambahkannya, setiap rumah tangga juga mendapat dukungan untuk membuat taman hatinya PKK. “Setiap rumah tangga diberikan dukungan, dimana tanaman dan sayuran untuk kebutuhan dapur ditanam di pekarangan rumah, sehingga menghemat pengeluaran rumah tangga dan membuat lingkungan disekitar menjadi bersih,” ujarnya. (Derima/Diskominfo Kab. Bogor)