Temu Teknis Demapan 2014

Selasa, 3 Juni 09:00 Seputar OPD
Temu Teknis Demapan 2014

Dilaksanakan pada Kamis, 27 Februari 2014 di Aula BPK5K Kab.Bogor. pertemuan Tim Teknis Desa Mandiri Pangan dihadiri oleh sekitar 25 orang, yang terdiri dari :
•    Tim Teknis Desa Mandiri Pangan
•    Pendamping Desa Mandiri Pangan
•    Pengurus Lembaga Keuangan Desa Mandiri Pangan
•    Tim Pangan Desa Mandiri Pangan
•    Staf BKP5K Kabupaten Bogor
Pada kesempatan tersebut Tim Teknis Demapan 2014 antara lain membahas hal-hal sebagai berikut :
1. Kebijakan Demapan Tahun 2014 (Permentan RI No. 06/Permentan/OT.140/1/2014 Tentang Pedoman           Desa Mandiri Pangan Tahun 2014):
•    Desa Mandiri Pangan adalah Desa/kelurahan yang masyarakatnya mempunyai kemampuan untuk     mewujudkan ketahanan pangan dan gizi melalui pengembangan subsistem ketersediaan, subsistem distribusi, dan subsistem konsumsi pangan dengan memanfaatkan sumberdaya setempat secara berkelanjutan
•    Tujuan kegiatan Demapan adalah memberdayakn masyarakat miskin/rawan pangan menjadi kaum mandiri untuk mengurangi kemiskinan dan mewujudkan ketahanan pangan dan gizi.
•    Kegiatan demapan dilaksanakan dalam 4 (empat) tahapan meliputi tahap persiapan, penumbuhan, pengembangan dan kemandirian.
•    Indikator Keberhasilan :
a.    Output
-    Terselenggaranya pelatihan dan pendampingan
-    Terselenggaranya koordinasi, sinkronisasi, dan integrasi lintas sektor untuk pengembangan infrastruktur pedesaan
b.    Outcome
-    Meningkatnya modal, tabungan masyarakat, dan jaringan pemasaran
-    Perubahan pola pikir masyarakat, peningkatan keterampilan, dan aksebilitas pangan
-    Meningkatnya sarana dan prasarana pedesaan
c.    Benefit (Manfaat)
-    Meningkatnya pendapatan dan daya beli masyarakat
-    Berkembangnya modal usaha kelompok
d.    Impact (Dampak)
-    Terwujudnya ketahanan pangan dan gizi masyarakat
2.    Tugas Tim Teknis Demapan yang terdiri dari SKPD terkait (BKP5K, DISTANHUT, DISNAKKAN, DISKOPUKMPERINDAG, DINKES, BPS, dan PD. Pasar Tohaga) adalah melakukan advokasi, sinkronisasi, dan integrasi kegiatan kawasan mandiri pangan dengan kegiatan yang berada dibawah tanggung jawabnya serta melakukan monitoring evaluasi melalui kuisioner.
3.    Pada tahun 2014 direncanakan akan dilaksanakan Pelatihan Demapan di salah satu lokasi sasaran Demapan pada bulan Maret 2014 dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2014.
4.    Dengan sinergitas kegiatan Demapan dengan SKPD terkait (BKP5K, DISTANHUT, DISNAKKAN, DISKOPUKMPERINDAG, DINKES, BPS, dan PD. Pasar Tohaga) memberikan peluang pengembangan Demapan melalui tambahan fasilitasi anggaran stimulasi.
5.    Mengingat adanya perbedaan tahapan Desa Mandiri Pangan di Kabupaten Bogor dan sumber dana pembentukannya, maka fasilitasi bagi penyuluh pendamping Demapan terbagi menjadi :
•    Untuk Desa Mandiri Pangan APBD Provinsi Tahun 2012 dana pendampingan bersumber dari dana APBD Provinsi Jawa Barat.
•    Untuk Desa Mandiri Pangan APBD Tahun 2011 dan 2012 dana pendampingan bersumber dari dana Dekonsentrasi APBN.
•    Untuk Desa Mandiri Pangan APBN Tahun 2010 dana pendampingan bersumber dari dana APBD Kabupaten Bogor.