Sosialisasi Program Kegiatan BKP5K 2014

Selasa, 3 Juni 08:46 Seputar OPD
Sosialisasi Program Kegiatan BKP5K 2014

Dalam upaya menjalankan Program Penerapan Teknologi Pertanian, Perikanan dan Kehutanan melalui kegiatan Penyebarluasan Informasi Penyuluhan dan Promosi Produk, pada hari Kamis, 27 Maret 2014, BKP5K dengan diwakili oleh Ibu Sekretaris Badan, Ir. Farida Khuriyati, MM, melakukan sosialisasi program kegiatan BKP5K 2014.


Sosialisasi ini dilakukan melalui siaran radio di Radio Teman (Tegar Beriman), Cibinong. Siaran dimulai pukul 09.30 dengan penyiar, Sabar Pribadi. Siaran diawali dengan penjelasan Ibu Sekretaris mengenai garis besar program kegiatan BKP5K tahun 2014. BKP5K akan melaksanakan 13 Program dengan 92 Kegiatan. Ketiga belas program tersebut antara lain adalah Program Peningkatan Kesejahteraan Petani, Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Program Peningkatan Produksi Hasil Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Program Penerapan Teknologi Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Pengembangan Ketersediaan dan Cadangan Pangan, Pengembangan Distribusi dan Akses Pangan, Pengembangan Penganekaragaman dan Keamanan Pangan dan Program Penanganan Daerah Rawan Pangan.


Selain itu,, dalam siaran tersebut juga diinformasikan bahwa tidak ada kelembagaan penyuluhan yang berdiri sendiri tanpa koordinasi dengan BKP5K. Kelembagaan penyuluhan swadaya seperti Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) dan Sentra Penyuluhan Kehutanan Perdesaan (SPKP) merupakan lembaga penyuluhan yang walaupun swadaya tetap berada di bawah koordinasi BKP5K.


BKP5K melalui program dan kegiatannya ikut berkontribusi dalam mensukseskan visi Bupati Kabupaten Bogor yaitu menjadikan Kabupaten Bogor sebagai Kabupaten termaju di Indonesia. Kontribusi BKP5K dalam mensukseskan visi tersebut terlihat dari peranan BKP5K dalam capaian poin penciri termaju Kabupaten Bogor. Penciri termaju Kabupaten Bogor sendiri ditetapkan berlandaskan pada 25 poin, BKP5K memberikan kontribusi dalam mensukseskan 9 poin dari 25 poin tersebut, salah satunya adalah poin 6, Penduduk Miskin Turun Menjadi 5%. Melalui kegiatan Desa Mandiri Pangan (Desa Mapan) diharapkan dapat terbentuk masyarakat yang mampu mewujudkan Ketahanan Pangan dan gizi melalui pengembangan subsistem ketersediaan, subsistem distribusi dan subsistem konsumsi pangan dengan memanfaatkan sumberdaya setempat secara berkelanjutan. Usaha intensif yang dilakukan BKP5K dalam menciptakan dan membina Desa Mapan dapat menjadi kontribusi dalam mewujudkan poin termaju tersebut.


Dalam program dan kegiatan penyuluhan, BKP5K bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor dan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor. Kerja sama ini terlihat pada kegiatan Pendukung Pengembangan Agribisnis Pertanian, Pendukung Peningkatan Produksi Perikanan, Pendukung Peningkatan Produksi Peternakan dan Pendukung Pengembangan Hutan Kemasyarakatan. Melalui kegiatan tersebut BKP5K memberikan pendidikan dan pelatihan kepada para petani dan masyarakat yang menerima bantuan bibit maupun benih dari dinas-dinas yang terkait.
Pada kesimpulannya dalam program kegiatan BKP5K tahun 2014 ini, BKP5K berupaya memajukan masyarakat Kabupaten Bogor melalui penyuluhan dan ketahanan pangan guna mendukung visi Pemerintah Kabupaten Bogor menjadikan Kabupaten Bogor sebagai Kabupaten termaju di Indonesia.