Satpol- PP Kab Bogor Terus Gecarkan Hapus Penyakit Masyarakat

Jumat, 25 April 16:08 Seputar OPD
Satpol- PP Kab Bogor Terus Gecarkan Hapus Penyakit Masyarakat

Dalam rangka membasmi penyakit yang ada di Kabupaten Bogor, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) bersama anggota TNI dan Polri kembali mengadakan penertiban di beberapa wilayah di Kabupaten Bogor, ada tiga titik dalam operasi tersebut yaitu di Kecamatan Tamansari pada Hotel Budi Luhur dan Dian Wisata, juga di Daerah Cibinong pada Hotel Cibinong 2, namun saat melakukan razia di Kecamatan Ciampea Satpol-PP melakukan penertiban pada warung penjual minuman keras. Adapun kegiatan penertiban ini dilakukan pada Sabtu Malam, (19/4).

Menurut Kasie Dalops pada Satpol-PP Kabupaten Bogor, Ruslan adapun kegiatan penertiban ini sesuai dengan program Bupati Bogor, H. Rachmat Yasin yaitu Nonggol Babat dan adanya laporan masyarakat tentang tempat-tempat kumpulnya Pekerja Sex Komersial (PSK) dan juga tempat penjualan Minuman Keras. “ penertiban kali sesuai dengan laporan masyarakat yang risih wilayah nya di gunakan untuk tempat PSK oleh sebab itu kita tindak lanjuti dan ini merupakan program Bupati Bogor yaitu Nobat yang harus kita jalankan,”Ujarnya.

Ruslan juga berjanji akan mengevaluasi setiap kegiatan penertiban terhadap penyakit masyarakat karena setiap penertiban selalu ada tempat yang bocor oleh lain hal, maka kedepan metode penertiban akan dirubah oleh Satpol-PP agar penyakit masyarakat yang ada di Kabupaten Bogor dapat hilang. “ tadi kita melakukan penertiban tempat Biliard yang ada di Tamansari namun tempat tersebut sudah kosong kedepan Satpol-PP akan merubah metode penertiban dan sekarang juga yang terduga PSK ataupun PSK akan langsung di bawa ke Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) milik DINSOSNAKERTRANS jadi DINSOSNAKERTRANS yang mendata nya dia PSK atau Bukan.” Jelas  Kasie Dalops pada Satpol-PP Kabupaten Bogor.

Sementara itu, N (25) yang terjaring dengan pria yang bukan suami nya di Hotel Dian Wisata Kec. Tamansari mengaku bahwa lelaki yang bersama nya merupakan tunangan dan mereka sedang menikmati masa liburan dirumah sanak-saudaranya di daerah Pamijahan. “ saya hendak pulang pak dari rumah saudaranya di daerah Pamijahan, karena kemalaman saya menginap di hotel ini dengan tunangan saya dan kita hendak menikah bulan mei ini pak,”Ucapnya pelan. Dalam kegiatan penertiban kali terjaring 24 Wanita yang terduga PSK yang selanjutnya akan di bawa Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) milik DINSOSNAKERTRANS yang ada di Wilayah Kecamatan Citereup dan sekitar 40 botol minuman keras sejenis Ciu yang nantinya pihak kepolisian yang akan mengusutnya.