Program Bupati Bogor Ade Yasin Diapresiasi Kemenag RI

Sabtu, 21 Mei 22:10 Berita Terkini
Program Bupati Bogor Ade Yasin Diapresiasi Kemenag RI

CIBINONG - Kebijakan Bupati Bogor Ade Yasin dalam menambah jam pendidikan agama dan keagamaan di Kabupaten Bogor, diapresiasi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. 

Apresiasi itu ditandai oleh pemberian plakat tanda mata untuk Bupati Bogor atas partisipasi dan kontribusinya selama ini dalam pengembangan dan kebijakan positif bagi pendidikan agama Islam di sekolah tahun 2021.

Penghargaan tersebut diterima Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hadijana di Denpasar Bali pada Jumat (20/5/2022, dalam momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2022.

Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) Amrullah mengatakan, pemberian Tanda Mata PAI menjadi tanda bahwa afirmasi pemerintah pusat maupun daerah terhadap guru PAI, diharapkan mampu menjadi wasilah kebangkitan guru PAI. 

"Semoga kolaborasi antar pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan perhatian dan kontribusi nyata terhadap guru PAI, sehingga mampu menjadi bagian dari proses pendidikan agama Islam yang menjadi kebutuhan mendasar dalam penyiapan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan berkarakter,” ungkap Amrullah. 

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Direktorat PAI Rizky FA menambahkan, Kementerian Agama melalui Direktorat PAI mengundang Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia. 

“Kami mengundang 548 peserta dari pemerintah daerah, yang terdiri dari 34 Pemerintah Provinsi dan 514 Pemerintah Kabupaten/Kota. Semoga dengan adanya Tanda Mata PAI ini, bisa menjadi motivasi semua pihak dalam memajukan dan meningkatkan kualitas Pendidikan Islam khususnya guru PAI,” jelas Rizky. 

Menurutnya, selain pemerintah daerah, Kemenag juga memberikan apresiasi terhadap Kabid yang membidangi Pendidikan Agama Islam di kantor Kemenag Provinsi, serta 28 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang telah sukses dalam pengelolaan dan pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2021.