Pemkab Bogor Serius Atasi Masalah Imigran Gelap Dan Kemacetan Di Kec. Cisarua

Senin, 15 Desember 08:55 Berita Kecamatan
Pemkab Bogor Serius Atasi Masalah Imigran Gelap Dan Kemacetan Di Kec. Cisarua

Release Diskominfo Kabupaten Bogor
10/12/2014
Cisarua

Berbagai cara dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam rangka menertibkan para Imigran yang selama ini meresahkan masyarakat serta polemik Kemacetan yang sudah akut di Kecamatan Cisarua, kedua hal tersebut dikatakan pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor,Hj.Nurhayanti,saat memimpin Rapat Minggon Keliling (Boling) yang bertempat di balai riung Taman Safari Indonesia Kec. Cisarua, pada Rabu, (10/12).

Mengenai masalah imigran terutama dari timur tengah yang selama sering meresahkan warga Kabupaten Bogor terutama masyarakat Kecamatan Cisarua, Plt Bupati Bogor,Hj.Nurhayanti mengatakan Pemkab Bogor telah melakukan berbagai usaha seperti telah mengirim surat kepada Kementrian Hukum dan Ham Republik Indonesia agar menghentikan kedatangan Imigran ke Kabupaten Bogor serta organisasi asing yang melakukan kegiatan di wajibkan untuk melapor dan sudah tim yang di bentuk untuk mengurusi imigran asing di. Kepalai oleh kepala Imigrasi Bogor.

"Sejak tahun 2013 Pemkab Bogor sudah mengirim kan surat Kemenkumham dalam rangka menertibkan para imigran serta melarang Cisarua tidak di jadikan tempat tujuan dan organisasi asing yang melakukan kegiatan di Kabupaten Bogor wajib melaporkan apa yang di lakukan, selain itu pun kita sudah membuat tim yang di kepalai oleh kepala Imigrasi Bogor, itu lah cara agar para imigran asing yang sering meresahkan masyarakat untuk tidak datang ke Kecamatan Cisarua."Tegasnya.

Terkait masalah Kemacetan yang selama ini menjadi polemik juga di Kecamatan Cisarua, Nurhayanti pun menjabarkan bahwa Pemkab Bogor selain akan membuat jalan poros tengah-selatan juga akan melebarkan jalan alternatif Cibereum-Citeko-Gadog yang akan di bangun dengan lebar 30 meter, karena jalan alternatif selain harus dapat mengatasi kemacetan juga harus memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

"Saya memerintahkan kepada Camat agar dapat berkoordinasi dengan para pengusaha mengunakan dana CSR serta seluruh element masyarakat,jadi jangan mengandalkan dari APBD saja,dengan begitu jalan alternatif pun bisa di bangun dalam mengatasi masalah kemacetan di Kecamatan Cisarua."Tambahnya.

Sementara itu,Pemilik taman wisata matahari,Hari Darmawan menghibahkan tanah seluas 1 Hektar untuk di gunakan oleh Pemkab Bogor dalam rangka menata para PKL yang sering berjualan di pingir jalan dengan berimbas pada kemacetan yang sering terjadi di kecamatan Cisarua. "Saya menghibahkan tanah seluas 1 hektar,untuk menata para PKL dengan membuat rest area,jadi nanti wisatawan yang akan berkunjung ke puncak bisa bebelanja dengan nyaman di tempat tersebut dan dengan begitu bisa mengatasi kemacetan."Ucapnya.

Pada Boling kali ini juga di hadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Munawaroh dan Iwan Setiawan dan sejumlah kepala OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor juga pemilik taman safari Indonesia ,Jansen Manangsang. Selepas Boling Plt Bupati berkesempatan melakukan peletakan batu pertama kantor desa Cibereum dan peresmian Rumah tidak layak huni di Desa Citeko.(Andi/Diskominfo Kab Bogor)