Kabupaten Bogor Bebas Narkoba 2015

Senin, 29 September 08:10 Berita Terkini
Kabupaten Bogor Bebas Narkoba 2015

Release Diskominfo Kabupaten Bogor
23 September 2014
Megamendung

Maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkoba membuat Pemerintah Kabupaten Bogor serius untuk menanggulanginya, hal tersebut ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi P4GN tahun 2014. Pada kesempatan itu, Asisten Kesra Dadang Irfan menegaskan Kabupaten Bogor harus bebas dari penyalahgunaan narkoba tahun 2015. “Dengan adanya kerjasama semua pihak, saya yakin Kabupaten Bogor harus menjadi daerah yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba pada 2015”, tegasnya saat membuka rapat koordinasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Hotel Grand Cempaka Resort, Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (23/9).

Pencapaian tujuan Kabupaten Bogor bersih narkoba 2015, lanjut Dadang Irfan, tentunya bukan hal yang mudah karena memerlukan proses yang panjang, kerja keras dan kerja cerdas dari semua pihak, terlebih para penyandang masalah penyalahgunaan narkoba dari waktu ke waktu semakin keras berusaha mencari jalan untuk memenuhi keinginan mengkonsumsi narkoba serta menghindari sanksi hukum.
“Melalui kegiatan ini kita akan berupaya meningkatkan pemahaman tentang seluk beluk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dalam rangka menguatkan komitmen, memperluas jejaring serta meningkatkan koordinasi dan sinergitas di antara seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan Kabupaten Bogor bebas narkoba”, tuturnya.

Ditambahkannya juga, Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2011 tentang pelaksanaan kebijakan, strategi nasional P4GN telah mengamanatkan untuk mengubah stigma masyarakat terhadap pecandu narkoba, yaitu dari pandang bahwa pecandu adalah korban. “Dikotomi ini memerlukan penanganan yang hati-hati, terencana dan tepat sasaran, agar dimasa depan setiap pengguna narkoba menemukan jalan rehabilitasi dan penyebaran narkoba dapat diberantas oleh penegak hukum”, tambahnya.

Selanjutnya, Dadang Irfan pun meminta agar BNN Kabupaten Bogor bersinergi dengan berbagai pihak yang berkompeten untuk meningkatkan kinerjanya, baik dibidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi, maupun dalam pemberantasan kejahatan terorganisasi narkoba. “BNN Kabupaten Bogor harus mampu mempersatukan langkah pemerintah dan kepolisian dalam menguatkan ketahanan masyarakat dari pengaruh negatif narkoba serta memperluas jejaring elemen masyarakat dalam pemberantasannya”,  pintanya.

Tak hanya itu, Dadang Irfan pun mengharapkan dukungan seluruh jajaran aparatur pemerintah di tingkat kecamatan dan desa agar terus berupaya mengembangkan berbagai program kerja yang berdimensi pencerdasan dan penyadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan berkualitas tanpa narkoba. “Mulai dari tingkat RT, RW, Desa hingga kecamatan bahkan para tokoh agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus sesegera mungkin mensosialisasikan bagaimana bahaya dari narkoba serta pentingnya hidup sehat tanpa narkoba”, harapnya. (Arif/Diskominfo Kabupaten Bogor)