Ciampea dan Leuwiliang Siaga Ramadhan

Jumat, 11 Juli 10:29 Berita Kecamatan
Ciampea dan Leuwiliang Siaga Ramadhan

MUSTIKA Kecamatan Ciampea memultimatkan seluruh warung agar tidak menjual minuman (keras), apalagi selama bulan puasa. Ultimatum juga disampaikan kepada semua minimarket di13 Desa Sekecamatan Ciampea. teguran keras itu menyusul berhasil disitanya 48 botol miras dari warung ijo di jalan raya Cibadak kota Sabtu (28/6) malam lalu Camat Ciampea, Juanda Dimansyah, mengatakan, hasil sitaan miras yang jumlahnya 7dus itu berjenis ciu dan anggur maupun tuak, sudah diamankan di Mapolsek Ciampea.

“Guna memberi kenyamanan dan ketenangan kepada semua warga Ciampea dalam menjalani ibadah puasanya dengan tegas.Kami melanggar semua warung makan agar tidak berjualan disiang hari, dan dilarang menjual miras, tegasnya, bagi yang melanggar kandas Juanda, pihaknya akan memberikan sanksi tegas sesuai Perda yang berlaku, diantaranya dengan cara disegel.” Semua warung makan di Ciampea selama bulan puasa ini akan terus kami pantau dan kami awasi setiap hari,” tegasnya.

Hal serupa dilakukan mustika Leuwiliang dengan menindak tegas puluhan anak baru gede (ABG), yang kedapatan melakukan aksi balapan liar dan pesta miras di sepanjang jembatan baru jalan lingkar leuwiliang (JLL), di Desa Leuwiliang. Camat Leuwiliang Yudi Santosa, mengatakan, operasi ini digelar dalam rangka mengamankan wilayah leuwiliang dalam menjelang pilpres dan guna mencegah adanya praktik maksiat dibulan ramadhan.” Rencanannya operasi ini akan dilaksanakan seminggu sekali. Sedangkan untuk persiapan operasi pekat ini, kami sudah menyiapkan tim mustika Kecamatan Leuwilian yang terdiri dari koramil, Polsek dan Satpol pp jadi sekali lagi kami tidak main-main karena kami ingin melalui operasi ini penuh dijadikan kewaspadaan bagi semua pihak, untuk itu operasi serupa akan kami lakukan seminggu sekali,” punkasnya.