Bupati Bogor Terima Penghargaan Sebagai Pejuang Perempuan di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 28 Oktober 22:54 Berita Terkini
Bupati Bogor Terima Penghargaan Sebagai Pejuang Perempuan di Masa Pandemi Covid-19
Release Diskominfo Kabupaten Bogor
28 Oktober 2020

Babakan Madang - Bupati Bogor, Ade Yasin menerima penghargaan dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Barat  sebagai pejuang perempuan di masa Pandemi Covid-19 dalam acara Women Expo KNPI Jabar 2020 bertempat di Hotel ASTON Sentul, pada Rabu (28/10).

Menurut Ade Yasin kebijakan dan pelaksanaan pembangunan serta pelayanan masyarakat di Kabupaten Bogor tentunya bukanlah "One Women Show" artinya segala capaian yang telah diraih adalah buah kerjasama yang baik antar pimpinan daerah dan merupakan hasil kolaborasi Pentahelix yang melibatkan lima unsur yaitu Pemerintah, Swasta, Akademisi, Masyarakat dan media. 

"Penghargaan ini saya dedikasikan kepada semua pihak yang mendukung, termasuk keluarga dan seluruh rekan kerja, semoga kedepannya akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya. 

Ia juga mengatakan faktor penentu daya saing suatu negara adalah kualitas sumber daya manusia, produktivitas dan kemampuan atau skill. Jika melihat komposisi jumlah penduduk, SDM laki-laki dan perempuan hampir setara yang artinya, pembangunan yang dicapai, separuhnya ditentukan oleh perempuan. 

"Pemerintah Kabupaten Bogor senantiasa berupaya untuk melindungi hak dan kebutuhan perempuan dan laki-laki secara adil dan manusiawi," ungkapnya. 

Ade Yasin juga berharap partisipasi kaum perempuan dalam pembangunan di Kabupaten Bogor akan semakin meningkat agar kaum perempuan dapat meraih kehidupan yang lebih sejahtera dan kedepan dalam diskursus, perempuan tidak selalu dilihat secara homogen sebagai  korban karena perempuan tidak homogen melainkan masing-masing memiliki karakteristik yang unik



"Saya akan terus mendorong kaum perempuan agar meningkatkan kapasitasnya,  mengeksplorasi dirinya lebih luas dan berpartisipasi dalam politik dan pembangunan agar aspirasinya didengar dan kepentingannya di akomodir dalam tatanan sosial ekonomi masyarakat, berbangsa dan bernegara," tegasnya.(Diko/Diskominfo Kabupaten Bogor).