Bupati Bogor Resmikan 1.753 Unit HUNTARA Untuk Korban Bencana Alam Sukajaya dan Leuwisadeng

Senin, 6 Juli 13:38 Berita Terkini
Bupati Bogor Resmikan 1.753 Unit HUNTARA Untuk Korban Bencana Alam Sukajaya dan Leuwisadeng
Release Diskominfo Kabupaten Bogor
Senin, 6 Juli 2020

SUKAJAYA- Bupati Bogor Ade Yasin, resmikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana alam tanah longsor di Kecamatan Sukajaya Dan Leuwisadeng. Peresmian dilakukan dengan cara penyerahan kunci secara simbolis Huntara kepada para korban bencana wilayah Sukajaya dan Leuwisadeng, di Kecamatan Sekajaya, senin (6/7).

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, ada unit Huntara dan diserah terimakan langsung kepada para korban bencana alam. Dengan rincian 1.713 unit berada di wilayah Kecamatan Sukajaya, dan 40 unit lainnya di wilayah Kecamatan Leuwisadeng. Pembangunan Huntara tersebut selain upaya pemerintah daerah dalam penanganan korban bencana, juga merupakan wujud perhatian, kepedulian dan ketanggapan pemerintah Kabupaten Bogor terhadap  masyarakat yang terdampak bencana. 



“Pembangunan huntara ini sedianya ditargetkan selesai sebelum idul fitri yang lalu, namun dikarenakan adanya kejadian pandemi covid 19, berbagai rencana pembangunan mengalami penyesuaian. Saya ucapkan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah ikut membantu dalam upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana khususnya jajaran tni komando resor militer (korem) 061 suryakencana  yang telah bekerja keras bahu membahu  bersama Pemkab Bogor dalam pembangunan huntara di kecamatan sukajaya dan kecamatan leuwisadeng ini”,jelas Ade Yasin.

Menurutnya, pembangunan Huntara, rehabilitasi jalan, jaringan instalasi listrik serta sarana keagamaan dan pendidikan sementara dialokasikan dari dana Biaya Tak Terduga (BTT) APBD tahun 2020. Untuk memulihkan sarana dan prasarana sosial serta membangkitkan kembali semangat dan kehidupan masyarakat terdampak.

“Saya berharap Huntara ini bisa bermanfaat, meskipun tampak sederhana, namun jauh lebih nyaman bila dibandingkan dengan tempat pengungsian. Semoga huntara ini dapat menjadi sarana untuk mulai membina kembali kehidupan keluarga yang selama ini tinggal di pengungsian”, tegasnya.




Selain Huntara, lanjut Ade Yasin, Pemkab Bogor juga telah menetapkan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Sukaraksa dan Desa Cigudeg Kecamatan Cigudeg serta Desa Urug Kecamatan Sukajaya. Sebagaimana rekomendasi dari Badan Geologi, bagi 852 Kepala Keluarga wilayah Kecamatan Nanggung dan 262 KK wilayah Kecamatan Cigudeg.


“Khusus untuk wilayah Kecamatan Nanggung direncanakan akan di bangun Huntap di tujuh titik yang saat ini masih menunggu hasil rekomendasi dari Badan Geologi mengenai kelayakan dibangunnya Huntap. 

Ade yasin menambahkan, selain peresmian Huntara ia juga menyerahkan sejumlah bantuan sosial. Yakni bantuan sebanyak 17.530 Kg beras dari Pemkab Bogor bagi 1.753 Kepala Keluarga tedampak bencana. Serta bantuan langsung tunai sebesar Rp3,7 miliar dari Kementerian Sosial.  

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Kemensos RI yang telah memberikan bansos reguler dan bansos covid-19 di Kabupaten Bogor. Untuk bansos reguler telah diterima oleh 286.800 KPM dalam DTKS. Serta untuk KPM terdampak covid-19 non DTKS penerima bansos berjumlah 636. 653 KPM,” tukasnya. (Dewi/ Derima/Diskomifo Kabupaten Bogor)