Antisipasi Virus Corona, Ade Yasin Instruksikan Penyemprotan Disinfektan di Seluruh Sekolah dan Ruang Publik

Kamis, 19 Maret 16:25 Berita Terkini
Antisipasi Virus Corona, Ade Yasin Instruksikan Penyemprotan Disinfektan di Seluruh Sekolah dan Ruang Publik
Release Diskominfo Kab. Bogor
Kamis, 19 Maret 2020


CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin bersama jajaran Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor melakukan penyemprotan disinfektan di SMPN 2 Cibinong, Kamis (19/3/2020). Penyemprotan disinfektan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona yang semakin meluas. Penyemprotan disinfektan akan dilakukan diseluruh sekolah diwilayah Kabupaten Bogor dan ruang publik.

“Saya instruksikan langsung kepada dinas pendidikan agar semua sekolah yang ada di Kabupaten Bogor untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. Saya juga instruksikan seluruh kantor pemerintah untuk dilakukan hal yang sama, nanti bahannya didistribusikan dari dinkes dan PMI, ini kita lalukan agar lingkungan semua steril, ini salah satu dari 
pencegahan virus yang sedang malanda semua negara,” kata Ade Yasin.



Pada kesempatan ini juga, Ade Yasin memberikan informasi terkait warga Kabupaten Bogor yang terkonfirmasi penyakit virus corona. “Hingga saat ini tiga warga yang tinggal di Kabupaten Bogor terkonfirmasi penyakit virus corona, bahkan seorang diantaranya meninggal dunia setelah dirawat di RS Umum Pusat Persahabatan Jakarta Timur. Pasien yang terkonfirmasi penyakit virus Covid - 19 merupakan seorang ibu berusia 67 tahun yang berprofesi sebagai konsultan. Beliau meninggal tadi malam dan hari ini langsung dimakamkan di Jakarta,” jelas Ade.



Ade pun menambahkan, selain tiga orang terkonfirmasi virus corona, jumlah PDP dan ODP di Kabupaten Bogor pun meningkat. “Perlu diketahui, selain tiga orang tadi yang sudah terkonfirmasi virus corona dan satu dinyatakan meninggal dunia, jumlah PDP dan ODP diwilayah Kabupaten Bogor meningkat. Sampai saat ini jumlah Pasien Dengan Pengawasan (PDP) berjumlah 22 orang, 5 orang masih dalam pengawasan dan 17 orang dinyatakan sudah sehat. Selanjutnya Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 47 orang dimana dari mereka sudah ada yang dinyatakan sehat,” tambahnya. (Derima / Rizki / Humas Diskominfo Kab. Bogor)